Kamis, 10 Mei 2012


DATANG DENGAN BERANI


"Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu." 
(Matius 7:7)


Anak-anak tidak pernah malu ketika meminta sesuatu. Tidaklah normal jika kebutuhan mereka tidak mereka sampaikan dengan berani.

Allah telah berkata kepada anak-anakNya, "Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya" (Ibrani 4:16). Allah sangat menyadari bahwa kita bergantung padanya atas kebutuhan-kebutuhan kehidupan. Itulah sebabnya Yesus berkata, "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu." (Matius 7:7).

Apa yang menyusahkan Anda hari ini? Apakah hati Anda berbeban karena sejumlah masalah yang mengancam Anda? Apakah Anda dipenuhi oleh kegelisahan dan kekhawatiran, bertanya-tanya apakah yang akan terjadi selanjutnya? Sebagai anak Allah melalui iman di dalam Kristus, Anda dapat menyerahkan semua ini kepada Kristus, mengetahui bahwa Dia mengasihi Anda dan sanggup menolong Anda. Jangan memikul beban Anda lebih lama lagi, tetapi "bawa dengan berani ke takhta kasih karunia" dan tinggalkanlah di sana.

YESUS MENERIMA DAN MENDENGAR SEGALA KELUHAN DAN PERMOHONAN YANG ANDA SAMPAIKAN KEPADA-NYA


Membangun Hubungan Lewat Pengampunan




''Ya TUHAN ,Kami raja-raja kami ,pemimpin-pemimpin kami dan bapa-bapa kami patutlah malu ,sebab kami telah berbuat dosa terhadap ENGKAU.''(Daniel 9:8)

Dalam kehidupan bersama kita dipanggil dan dipilih TUHAN Untuk menjadi manusia beriman yang murah hati.Kemurahan hati ini diungkapkan dalam sikap dan semanagat pergaulan dengan sesama .pergaulan hidup yang sering dinodai oleh berbagai kelemahan dan kekurangan setiap orang ,sehingga bisa menciptakan konflik ,salah pahamdan perseteruan .

Dalam situasi demikian ini ,kita di utus untuk memberikan Rahmat pengampunan dan membangun hubungan kasih yang nyata ,sehingga bisa membangkitkan kembali semangat persaudaraan yang memang menjadi identitas kita.
Sebagai komunitas murid-murid YESUS KRISTUS .
Komunitas murid Yesus kristus yang dibangun dari berbagai kelemahan dan kekurangan tetapi memperoleh kekuatan yang BESAR Yang rahmat pengampunan dan kasih persaudaraan .

''Rahmat pengampunan dan kasih persaudaraan dari ALLAH Akan diberikan ,bila kita mau menyadari ,mengakui,dan menyesali dosa-dosa kita .seperti diungkapkan dalam dalam Doa Daniel .''(Daniel 9:4b-10) Yang mellihat akan adanya Kehancuran Yerusalem.kehancuran yang disebabkan oleh umat Allah yang tidak taat terhadap perintah Allah ,yang tidak bisa bekerjasama satu sama lain :Antara pemimpin dan rakyat.

Oleh karena itu hidup persaudaraan yang menjadi wahana berbagi hidup dan kehidupan serta sebagai tempat untuk mewujudkan diri perlu ditata ulang .penataan ulang akan relasi didalam diri sendiri sesama,dan dalam lingkungannya yang mudah dikuasai ketidak harmonisan sehingga hidup bersama menjadi tidak Rukun ,tidak damaidan bahkan jauh dari rahmat Allah .penyesalan dosa ,pertobatan dan pengampunan yang kit mohonkan kepada ALLAH.

Refleksi:
Bagaimanakah kondisi relasi -Ku dengan sesama terlebih yang telah menyakiti diriku ?Adakah niatku didalam masa prapaskah mengampuni mereka yang menyakiti dan dengan demikian
Menyempurnakan tobatku serta relasiku ,terhadap mereka dan TUHANku?

Marilah Berdoa :
Ya,Allah ,saya menyadari kelemahan ,kekurangan dan dosa saya menjadi penghalang kehidupan bersama yang rukun ,damai dan sejahtera seperti yang ENGKAU Kehendaki .kasihanialh dan ampunialh ,saya orang berdosa ini.,Amin.''

DI LINDUNGI KARENA KASIH

"Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar." (Matius 5:44-45)


Kasihilah musuhmu... siapa pun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu... Bagi kebanyakan orang, hal ini dianggap sebagai suatu kelemahan. Tetapi, kebenarannya ialah, itulah cara terampuh untuk mengalahkan musuh terkuat. Itulah cara Yesus menanganinya, dan cara-Nya tidak pernah gagal.

Ketika Yesus mengatakan untuk memberikan pipi lainnya untuk ditampar, Dia bermaksud agar Anda berdiri dalam kasih dan dalam iman untuk mempercayai bahwa kuasa perlindungan Tuhan yang mengiringi kasih itu akan menjaga Anda.

Kisah dari Nicky Cruz seperti yang ditulis dalam buku David Wilkerson, The Cross and the Switchblade adalah contoh terbaik mengenai hal itu. Nicky terkenal sebagai pemimpin geng paling kejam pada masanya. Namun ketika David Wikerson berdiri di hadapannya dan memberitahukannya tentang Yesus, Nicky sama sekali tidak sanggup melukainya. Nicky mencoba menusukkan pisaunya kepada David beberapa kali. Tetapi setiap kali dia melakukannya, David hanya berkata, "Nicky, engkau dapat memotongku sampai seribu irisan dan setiap irisan tetap akan berkata, aku mengasihimu dan Tuhan mengasihimu." Karena kasih, Nicky tidak dapat menghujamkan pisaunya kepada David. Satu kuasa adikodrati selalu mencegahnya.

Mungkin Anda berkata, "Tetapi saya tidak memiliki kasih semacam itu!" Tahukah Anda bahwa Anda telah memiliki kasih itu? Roma 5:5 memberitahukan kita bahwa kasih Tuhan dicurahkan sepenuhnya di hati Anda oleh Roh Kudus.Yang harus Anda lakukan hanyalah mengambil keputusan untuk digerakkan oleh kasih itu dan bukannya oleh perasaan manusiawi Anda sendiri.

Kasih tidak pernah gagal! Anda tidak perlu lagi takut akan kegagalan. Bahkan sebenarnya, Anda tidak perlu takut apa pun. Jika Anda sedang berjalan dalam kasih Allah, maka Anda sedang menghayati jenis kehidupan yang paling berkuasa di dunia!

HASRAT KITA UNTUK TERLIHAT KUAT SERING KALI MENGHALANGI KASIH ITU DINYATAKAN MELALUI HIDUP ANDA.



Lengan-Lengan yang  Kekal

"Allah yang abadi adalah tempat perlindunganmu, dan di bawahmu ada lengan-lengan yang kekal. Ia mengusir musuh dari depanmu dan berfirman: Punahkanlah!" (Ulangan 33:27)


Lengan-lengan yang melindungi mengungkapkan kelemahlembutan yang penuh kasih dari Bapa di Surga. Di tengah masalah dan kesulitan, manusia membutuhkan tempat perlindungan. Tempat untuk bersembunyi. Tempat di mana tak seorang pun dan tak satu pun dapat menyentuhnya.

Ketika Anda sedang dalam situasi yang tidak mengenakkan, ucapkan kata-kata ini, "Tuhanlah Tempat Perlindunganku!" Lakukan berulang kali sampai perkataan tersebut meresap ke dalam jiwa Anda. Perkatakan itu terus sampai Anda memahaminya. Sampai Anda yakin bahwa tidak ada yang dapat membuat Anda takut.

Hayatilah kata-kata itu bukan hanya sampai rasa takut Anda hilang, tetapi sampai Sukacita mengalir masuk. Yakinlah bahwa Lengan Allah tak mengenal lelah dan sangat aman. Lengan-lengan yang kekal itu telah teruji dari zaman dahulu kala dan tetap berkuasa sampai hari ini.

ALLAH ADALAH TEMPAT TERBAIK UNTUK BERLINDUNG DI KALA TOPAN BADAI MENYERANG KEHIDUPAN KITA.


Hak Istimewa Untuk BerDoa


"Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatu pun dalam nama-Ku. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu."
 (Yohanes 16:24)


Sebagai orang-orang Kristiani, tahukah Anda apa yang menjadi hak istimewa Anda yang diberikan oleh Allah? Mendapatkan berkat berupa harta yang melimpah? Atau jabatan yang tinggi? Bukan, semua itu hanyalah bonus yang Dia berikan. Hak istimewa kita sebagai para pengikut Kristus adalah hak untuk berdoa kepada-Nya.

Cobalah pikirkan ini: Anda dan saya memiliki hal yang luar biasa untuk mendekat kepada Allah semesta Alam, "Sebab beginilah firman Yang Mahatinggi dan Yang Mahamulia, yang bersemayam untuk selamanya dan Yang Mahakudus nama-Nya: "Aku bersemayam di tempat tinggi dan di tempat kudus tetapi juga bersama-sama orang yang remuk dan rendah hati, untuk menghidupkan semangat orang-orang yang rendah hati dan untuk menghidupkan hati orang-orang yang remuk" (Yesaya 57:15)! Kita dapat melakukan ini hanya karena Yesus Kristus telah membuka jalan.

Kita harus berdoa di masa-masa sulit, kalau tidak kita akan menjadi tidak beriman dan tidak percaya. Kita harus berdoa di masa-masa kemakmuran, kalau tidak kita akan menjadi sombong dan besar kepala. Kita harus berdoa di masa-masa bahaya, kalau tidak kita akan merasa takut dan ragu. Kita harus berdoa di masa-masa aman, kalau tidak kita akan menjadi merasa cukup.

Berdoalah dan percaya bahwa apa yang Anda minta pasti dijawab oleh Allah, bahkan tidak jarang Dia menjawab lebih dari apa yang dapat Anda bayangkan dan doakan. Ini bukanlah janji seorang manusia, tetapi janji Allah yang menciptakan langit dan seluruh alam semesta.

DOA ADALAH ALAT YANG DISEDIAKAN ALLAH BAGI MANUSIA UNTUK BERHUBUNGAN LANGSUNG DENGAN-NYA. GUNAKANLAH ITU!

‎" TIGA HAL "




Tiga hal tidak pernah kembali: waktu, perkataan dan pengalaman.

Tiga hal yang menghancurkan: kemarahan, kesombongan dan keserakahan. 

Tiga hal yang tidak boleh hilang: kasih, sukacita dan damai sejahtera. 

Tiga hal yang tidak pernah kekal: harta, jabatan dan cinta manusia.

Tiga hal yang membuat kita berharga: komitmen, kerendahan hati dan kejujuran.

Tiga hal yang tidak pernah berubah: ALLAH BAPA, PUTERA dan ROH KUDUS.

Tiga hal yang membuat kita bertahan dalam hidup: IMAN, PENGHARAPAN dan KASIH."

YESUS KRISTUS Memberkati Saudara...

 Mengenal Tingkatan Kebutuhan Hidup Manusia sbg Motivasi dalam Bekerja

Seseorang bekerja karena adanya dorongan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, di mana kebutuhan dasar manusia itu banyak ragamnya. Menurut Maslow kebutuhan dasar manusia ini ada beberapa tingkatan :
1. Kebutuhan fisik (physical needs)
Yang meliputi kebutuhan sehari-hari untuk makan, minum, berpakaian, bertempat tinggal, berrumahtangga dan sejenisnya.

2. Kebutuhan keamanan (safety needs)
Yang meliputi kebutuhan untuk memperoleh keselamatan, keamanan, jaminan atau perlindungan dari ancaman-ancaman yang membahayakan kelangsungan hidupnya.

3. Kebutuhan Sosial (social needs)
Kebutuhan untuk disukai dan menyukai, dicintai dan mencintai, bergaul, bermasyarakat dan sejenisnya.

4. Kebutuhan pengakuan (the needs of esteems)
Kebutuhan untuk memperoleh kehormatan, penghormatan, pujian, penghargaan dan pengakuan.

5. Kebutuhan mengaktualisasikan diri .(the needs for self actualization)
Kebutuhan untuk memperoleh kebanggaan, keagungan, kekaguman dan kemasyhuran sebagai orang yang memiliki kemampuan dan keberhasilan dalam mewujudkan potensi bakatnya dengan hasil prestasi yang luar biasa.

Selain itu dalam melakukan suatu pekerjaan atau perbuatan yang bersifat sadar, seseorang selalu didorong oleh maksud atau motif tertentu, baik yang obyektif maupun subyektif. Motif atau dorongan dalam melakukan sesuatu pekerjaan itu sangat besar pengaruhnya terhadap moral kerja dan hasil kerja. Seseorang bersedia melakukan sesuatu pekerjaan bilamana motif yang mendorongnya cukup kuat yang pada dasarnya tidak mendapat saingan atau tantangan dari motif lain yang berlawanan. Demikian pula sebaliknya orang lain yang tidak didorong oleh motif yang kuat akan meninggalkan atau sekurang-kurangnya tidak bergairah dalam melakukan sesuatu pekerjaan.

Semua faktor yang telah disebutkan di atas pada dasarnya merupakan bentuk-bentuk motif yang mendorong seseorang melakukan pekerjaannya secara bersunguh-sungguh. Dalam hubungan itu dapat dibedakan dua jenis motif yakni :
1. Motif intrinsik, yakni dorongan yang terdapat dalam pekerjaan yang dilakukan. Misalnya : bekerja karena pekerjaan itu sesuai dengan bakat dan minat, dapat diselesaikan dengan baik karena memiliki pengetahuan dan ketrampilan dalam menyelesaikannya dan lain-lain.
2. Motif ekstrinsik, yakni dorongan yang berasal dari luar pekerjaan yang sedang dilakukan. Misalnya : bekerja karena upah atau gaji yang tinggi mempertahankan kedudukan yang baik, merasa mulia karena pengabdian dan sebagainya.

Motif intrinsik dan ekstrinsik bersumber dari tiga teori motif, sebagai berikut :
1. Teori psikoanalisa, yang menekankan pada pengalaman masa kanak-kanak sebagai motif yang dapat dan selalu mendorong seseorang melakukan sesuatu perbuatan. Orang merasa senang dan puas melakukan sesuatu pekerjaan karena pengaruh masa lampaunya. Misalnya orang yang puas bekerja pada bidang yang tidak menuntut tanggung jawab, mungkin karena pengaruh masa lampaunya di mana yang bersangkutan tidak pernah mendapat kesempatan untuk bertanggung jawab atas perbuatannya karena selalu terlindung oleh orang tua, terlalu tergantung pada orang tua dan sebagainya.
2. Teori Gestalt dari Lewin, yang menekankan pada pengaruh kekuatan situasi yang sedang dihadapi oleh seseorang . Perasaan senang dan puas mengerjakan sesuatu disebabkan oleh karena dengan pekerjaan itu yang bersangkutan dapat menyelesaikan masalah yang dihadapinya. Misalnya : seseorang terdorong untuk bekerja dengan baik karena memperoleh upah yang tinggi sehingga dapat mencukupi kebutuhan material hidupnya, yang tidak akan diperolehnya jika bekerja di bidang lain. Situasi masyarakat pada saat itu menempatkan penilaian jumlah materi yang dimiliki seseorang sebagai ukuran kemuliaan atau kebahagian hidup.
3. Teori Allport yang menekankan pentingnya kekuasaan "AKU" dalam melakukan suatu pekerjaan. Seseorang merasa terdorong melakukan pekerjaan karena orang tersebut mendapat kesempatan mengatur, menguasai, memerintah orang lain. Orang yang bersangkutan merasakan AKU berperanan dan berkuasa sehingga dapat mewujudkan kehendak dan cita-cita di dalam suatu pekerjaan dengan menggunakan orang lain sebagai alat.
Sepanjang motif pendorong menurut ketiga teori itu bersifat wajar dan obyektif sehingga seseorang melakukan suatu pekerjaan, maka motif itu dapat menjadi motif intrinsik atau ekstrinsik yang positif bagi pengembangan moral kerja. Sebaliknya bilamana bersifat berlebih-lebihan sehingga tidak wajar, baik bersifat ekstrim kurang maupun lebih, maka akan menajdi motif intrinsik yang nengatip dan subyektif bagi pembinaan moral kerja. Dalam hal yang terakhir, sepanjang tidak merugikan usaha-usaha kerjasama/organisasi terutama dalam peningkatan produktifitas kerja masih mungkin untuk dimanfaatkan.